Student Led Conference (SLC) kelas 5 semester 2 tahun ini, hadir dengan nuansa berbeda melalui tema besar Kuliner Nusantara. Dalam kegiatan ini, siswa tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga berperan sebagai pemimpin yang aktif menyampaikan hasil belajar mereka kepada orang tua.
Dengan penuh percaya diri, siswa mempresentasikan capaian akademik, perkembangan keterampilan, serta sikap belajar yang telah mereka bangun selama satu periode. Tema kuliner dipilih untuk mengaitkan pembelajaran dengan kekayaan budaya Indonesia yang dekat dengan kehidupan sehari-hari juga terkait dengan tema besar kelas 5 yakni Pencernaan.
Melalui pendekatan ini, siswa mengintegrasikan berbagai mata pelajaran ke dalam satu pengalaman belajar yang bermakna. Mereka mengenalkan beragam makanan tradisional dari berbagai daerah, menjelaskan asal-usulnya, bahan utama, hingga nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Tidak hanya itu, siswa juga merefleksikan proses belajar mereka—apa yang sudah dikuasai, tantangan yang dihadapi, serta target yang ingin dicapai ke depan. Orang tua pun dapat melihat secara langsung perkembangan anaknya, bukan hanya dari angka, tetapi dari kemampuan komunikasi, pemahaman, dan kemandirian.
Kegiatan Student Led Conference ini menjadi momen penting dalam membangun kolaborasi antara sekolah, siswa, dan orang tua. Dengan siswa sebagai pusat pembelajaran, kegiatan ini mendorong rasa tanggung jawab, kejujuran, serta kepercayaan diri dalam menyampaikan laporan belajar. Harapannya, melalui SLC bertema Kuliner Nusantara ini, siswa tidak hanya berkembang secara akademis, tetapi juga semakin mencintai budaya bangsa dan mampu menjadi pembelajar sepanjang hayat.

















