SLC TK B2 SMT 2 ini mengusung tema yang sangat istimewa, yakni “Eksplorasi Budaya Sasak”. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya menjadi objek belajar, tetapi menjadi subjek yang menjelaskan proses belajar mereka sendiri di depan orang tua.
Mari kita intip keseruan di tiga booth utama yang akan di presentasikan oleh Ananda TK B2
Sebelum ke booth 1 anak-anak menyambut orang tua dengan memakai Bahasa Inggris, seperti “Assalamu’alaikum mama and papa, welcome to the beautiful island of Lombok, we will get to know more about the Sasak Tribe, lets go….”
Booth 1: Mengenal Akar Budaya Suku Sasak
Di booth pertama, Anak – anak akan presentasi menggunakan laptop, Anak-anak mengenakan atribut khas daerah. Di sini, anak-anak menjelaskan tentang identitas Suku Sasak.
Dengan percaya diri, mereka memperkenalkan elemen-elemen tradisional seperti Bale Tani sebagai Rumah Adat, Makanan Khasnya Ayam Taliwang dan juga keindahan kain tenun songket, serta pakaian adatnya, Lambung untuk perempuan dan Dodot untuk laki-laki.
Melalui media gambar, anak-anak menunjukkan pemahaman mereka tentang asal-usul dan adat istiadat. Kegiatan ini melatih kemampuan bahasa serta rasa bangga akan identitas budaya lokal sejak dini.
Booth 2: Laboratorium Cilik “Perahu Berlayar”
Beralih ke sisi sains, booth kedua menyajikan eksperimen seru yang menggabungkan logika dan fisik motorik. Mengambil inspirasi dari asal kata sasak yang artinya rakit, anak-anak memandu orang tua melakukan Percobaan Sains Perahu.
Anak-anak menjelaskan konsep sederhana tentang perahu layar yang bisa berlayar karena adanya angin. Mereka mendemonstrasikan bagaimana perahu kecil buatannya bisa melaju di atas air. “Lihat, Mama papa, perahuku, bisa berlayar karena ada balon yang aku tiup” Eksperimen ini sangat efektif melatih rasa ingin tahu (curiosity) dan kemampuan berpikir kritis anak.
Booth 3: Gemuruh Irama Gendang Beleq
Dibooth 3 ini nuansa seni sangat kental dengan kehadiran alat musik kebanggaan masyarakat Lombok, yaitu Gendang Beleq.
Bukan sekadar memukul, anak-anak menjelaskan bahwa Gendang Beleq dahulu digunakan untuk menyambut tamu yang datang, dan beleq itu artinya besar.
Dengan penuh semangat, mereka menunjukkan cara memegang alat musik dan memainkannya.
Di sini, kecerdasan musikal dan koordinasi motorik anak-anak terlihat begitu menonjol saat mereka mencoba menciptakan harmoni suara yang megah.
Kegiatan SLC ini merupakan bagian dari implementasi karakter kemandirian. Anak-anak belajar untuk berani berbicara di depan umum, bertanggung jawab atas tugasnya, dan merefleksikan apa yang telah mereka pelajari selama 1 minggu di kelas.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama di masing-masing booth, meninggalkan kenangan indah dan rasa bangga di hati setiap orang tua. Sampai jumpa di SLC berikutnya dengan petualangan belajar yang tidak kalah seru!

















