Bulan Juli menjadi awal yang istimewa di SMP Islam Tugasku. Sekolah menyambut kehadiran keluarga baru, para murid kelas 7 yang memulai langkah pertama mereka sebagai bagian dari keluarga besar Tugasku melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Mengusung tema “As Warm as Summer, as Bright as the Sun”, kegiatan MPLS dilaksanakan pada 13 dan 14 Juli 2026. Selama dua hari, para murid baru diajak mengenal lingkungan sekolah, memahami berbagai informasi akademik dan kesiswaan, sekaligus membangun pertemanan dengan wajah-wajah baru yang akan menemani perjalanan mereka selama belajar di SMP Islam Tugasku.
Hari pertama diisi dengan berbagai kegiatan pengenalan sekolah yang dikemas secara menyenangkan. Para murid mendapatkan informasi mengenai kehidupan akademik dan kegiatan kesiswaan di sekolah. Mereka juga diajak berkenalan dan bekerja sama melalui berbagai gim kelompok yang membuat suasana semakin akrab. Tak hanya guru, kakak-kakak OSIS turut mengambil peran penting dalam menyambut keluarga baru ini. Dengan ramah dan penuh semangat, mereka mendampingi murid baru berkeliling sekolah untuk mengenal berbagai fasilitas dan ruang yang akan menjadi bagian dari keseharian mereka.
Di tengah dunia yang semakin lekat dengan teknologi, para murid juga mendapatkan bekal penting mengenai sopan santun dalam bermedia sosial yang disampaikan oleh Bu Wanda. Materi ini menjadi pengingat bahwa menjadi bagian dari generasi digital bukan hanya tentang mampu menggunakan teknologi, tetapi juga tentang bagaimana bersikap bijak, bertanggung jawab, dan tetap menghargai orang lain di ruang maya.
Memasuki hari kedua, semangat kebersamaan kembali hadir melalui kegiatan menanam tumbuhan bersama. Setiap murid turut mengambil bagian dalam menanam dan merawat kehidupan baru sebagai bentuk komitmen untuk menjaga alam. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI, mengajak para murid untuk mengenal pentingnya menjaga lingkungan sejak langkah pertama mereka di sekolah baru.
Setelah belajar mencintai lingkungan, para murid mendapatkan pembekalan mengenai NAPZA yang disampaikan oleh Bu Aci. Melalui sosialisasi ini, murid diajak memahami bahaya penyalahgunaan NAPZA serta pentingnya menjaga diri dan mengambil keputusan yang sehat untuk masa depan.
Namun, tentu saja, ada satu agenda yang paling dinanti: unjuk bakat. Inilah saatnya para murid baru menunjukkan sisi lain dari diri mereka. Satu per satu, mereka tampil untuk mempresentasikan atau mempraktikkan bakat yang dimiliki. Ada yang mungkin tampil dengan penuh percaya diri, ada pula yang harus mengumpulkan keberanian terlebih dahulu. Namun, setiap penampilan menjadi cerita tersendiri tentang keberanian untuk mencoba, berani tampil, dan berani menjadi diri sendiri.
Dua hari MPLS pun menjadi awal dari sebuah perjalanan baru. Dari yang semula datang sebagai orang asing, perlahan mulai saling mengenal. Dari rasa canggung, tumbuh tawa dan kebersamaan. Dari halaman sekolah yang masih terasa baru, perlahan lahir cerita-cerita yang kelak akan dikenang.
Selamat datang, keluarga baru SMP Islam Tugasku. Semoga perjalanan kalian di sini selalu sehangat musim panas dan seterang cahaya matahari, penuh semangat, keberanian, persahabatan, dan ruang untuk terus bertumbuh.

















